Rabu, 25 Mei 2011
Kamis, 21 April 2011
''DARI JAUH....''
lewat semua mata hatiku...
dari jauh aku mengagumimu...
lewat semua kisah tentang mu...
dari jauh aku menghayalkanmu...
tanpa perduli kata hatiku...
dari jauh aku larut dalam suka cita mu...
bagai bertemu air jernih di padang tandus...
dari jauh aku hayut dalam dukamu...
bagai tersesat di dalam mimpi buruk...
dari jauh aku kirim do'a untukmu...
do'a tulus do'a tak bersyarat...
DARI JAUH AKU TITIPKAN HATIKU PADAMU...
AGAR KAMU SENANTIASA SETIA PADAKU....
FROM AQUARIUS GIRL TO ARIES BOY....
Diposting oleh Aquarius Girl di 10.12 2 komentar
Rabu, 20 April 2011
''saat cintaku tak lagi bermakna''
saat jiwaku terasa lelah...
ingin rasanya ku tidur selamanya..
hingga tiada terdengar lagi detak kecewa yg penuh derita...
di saat CINTAKU tak lagi BERMAKNA...
di saat jiwaku telah mati karena nya...
di saat itu pula luka yg terganga terasa begitu pedih dan sakit...
menggores di setiap aliran nadi dan darah ku....''
AKU terdiam dan tertegun menyaksikan kisah pedih dlm hdp ku...
aku merasa hari tiada lagi bermakna...
semua tarasa hambar dan ingin rasanya ku pergi menjauh dari semua ini...
pergi mengikuti arah kaki ini melangkah...
hilangkan semua mimpi2 yg pernah ada ...
karena aku sadar kamu bukanlah yg terbaik untuk jiwa yg SETIA....!!!
AQUARIUS GIRL.....
Diposting oleh Aquarius Girl di 23.33 1 komentar
Daun sukun untuk ginjal, Empat bulan sembuh
“Pokoknya, sejak saat itu rebusan daun sukun menjadi minuman sehari-hari layaknya air putih saja.” Mula-mula reaksinya belum terasa. Sebulan kemudian Dadang merasakan ada perubahan pada kondisi fisiknya. “Badan mulai terasa lebih fit, lebih segar, dan air seni terasa makin lancar.”
Yang membuatnya makin yakin, keluhan sakit pinggang berkurang. Kesembuhan total dinikmati 4 bulan kemudian. Dr. Pudji Rahardjo yang menangani menyatakan sehat. Meskipun tidak melalui pemeriksaan laboratorium dan peralatan scanning, tetapi dia yakin ginjalnya kini tak bermasalah. “Konsultasi dengan dr.Pudji masih dilakukan 1-2 bulan sekali, sekedar kontrol,” jelas Dadang. Dadang memilih daun yang masih menempel di dahan. “Harus sudah tua,” lanjut kakek 3 cucu itu.
Ciri-cirinya, daun berwarna hijau tua. Kadar kandungan kimia berkhasiat pada daun tua lebih maksimal. Daun terpilih kemudian dicuci bersih dan dirajang. Hasil rajangan 3 helai dijemur hingga kering lalu digodok dalam 2 liter air sampai tinggal separuh. Setelah itu ditambah lagi seliter air dan direbus sampai mendidih. Kemudian, ramuan diangkat dan disaring. “Air rebusan yang sudah jadi warnanya merah seperti air teh dan pahit,” lanjut Dadang, “Dosisnya dianjurkan memang seperti itu.” Air rebusan hari itu harus dihabiskan hari itu juga. Tidak bisa disisakan untuk esok hari.
Dadang menghindarkan pemakaian panci alumunium untuk wadah godokan. Ia memakai panci stainless steel. Dikhawatirkan alumunium akan bereaksi negatif dg kandungan kimia daun sukun. “Paling baik sih sebenarnya pakai periuk tanah.”
Dadang punya kiat untuk memudahkan pembuatan ramuan yang hanya butuh 3 helai setiap hari. Begitu pasokan datang, daun langsung dirajang dan dipisah-pisahkan setiap 3 helai lalu dijemur dalam kelompok-kelompok tersendiri. Setelah kering, setiap tumpukan rajangan daun dibungkus kantung plastik dan disimpan dalam kulkas.
Setiap hari, satu bungkus dibuka untuk direbus. Sekarung daun sukun baru habis setelah 1-2 bulan.
Diposting oleh Aquarius Girl di 03.22 0 komentar
Khasiat Mentimun
![]()
Sejak gadis, ibu saya kerap menyuruh saya untuk membersihkan muka dengan mentimun. Konon katanya, mentimun ini bagus sekali untuk perawatan kulit. Jadi supaya tetap cantik n awet muda, blio ga pernah berhenti untuk mengejar saya agar memasker wajah dengan si buah hijau berair ini.
Setelah bertahun-tahun menggunakannya, barulah saya mengetahui dari pelbagai sumber bahwasanya si mentimun ini mengandung banyak sekali khasiat. Sungguh, Allah SWT telah menciptakan alam sedemikian rupa sehingga kita dapat mengambil semua hikmah yang. Mau tahu..?? Baca donk berita selengkapnya…!!!!
Khasiat mentimun
Mentimun memiliki nama scientific Cucumis sativus. Mengandung 0,65% protein, 0.1% lemak dan karbohidrat sebanyak 2,2%. Juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C. Biji timun sendiri mengandung racun alkoloid jenis hipoxanti, yang berfungsi untuk mengobati anak-anak yang menderita cacingan.
Apabila anda menderita sakit pada tenggorokan yang menyebabkan sulit bicara (batuk) dapat dirawat dengan biji timun. Caranya: sedikit biji timun dicampurkan dengan sedikit garam dan dikumur beberapa kali sehari. Pengobatan ini dipercaya dapat mengembalikan suara yang hilang akibat sakit tersebut.
Penyakit pening-pening yang berkesinambungan sehingga dapat menurunkan berat badan dapat diatasi dengan mengkonsumsi timun mentah atau yang telah dimasak. Selain itu, mentimun dapat juga digunakan untuk mengobati penyakit disentri.
Bersihkan ginjal dengan ketimun
Timun memang akrab dengan kita. Sebagai lalapan, campuran pecal, atau dijadikan minuman segar. Namun, khasiat timun ternyata juga banyak. Selain mampu menurunkan deman dalam waktu singkat, dan meluruhkan darah tinggi, tumbuhan merambat ini juga dapat membersihkan ginjal.
Untuk minum. Secukupnya diparut atau dimakan mentah.
Pemakaian luar. Buah secukupnya dicuci bersih lalu diparut. Dipakai untuk kompres pada demam, dibubuhkan pada luka, luka bakar, bercak noda di kulit, jerawat, membersihkan kulit muka yang berminyak dan mengurangi kulit yang gatal.
CARA PEMAKAIAN:
1. Takanan darah tinggi.
Alam disiapkan oleh Sang Pencipta demi kecantikan serta kehalusan kulit muka dan leher. Bahan alami seperti mentimun, susu sapi, jeruk nipis, minyak bulus, bawang putih, bawang merah, asam dan lengkuas sangat bermanfaat untuk menghaluskan muka dan leher.
Madu bermanfaat untuk mengencangkan kulit muka jika Anda rajin memanfaatkannya untuk masage. Sesudahnya cuci muka dengan air hangat dan oleskan air jeruk nipis atau tomat. Cara yang sama tetapi mengganti madu dengan minyak bulus cara lain untuk merawat kulit wajah. Jika minyak bulus yang dipakai,sesudahnya usapi kulit muka dengan minyak kenanga atau minyak tanjung.
Jika rutin mencuci muka dengan air teh kadaluwarsa menghasilkan muka yang bersih halus berseri.
Kebiasaan memasker muka dengan mentimun, menghasilkan kulit halus mulus. Cara lain, oleskan remasan bunga mawar pada kulit wajah. Biasakan ini pada pagi hari ketika bunga masih mengandung embun. Ternyata putih telur pun merupakan bahan masker yang baik. Oleskan putih telur pada kulit wajah, diamkan 10 menit baru bersihkan dengan air hangat. Cukup lakukan sebulan sekali.
Diposting oleh Aquarius Girl di 03.19 0 komentar
Kunyit, Obat Anti Kanker Masa Kini.
Tim riset hasil kolaborasi beberapa universitas dan badan riset di Korea Selatan, membuktikan secara in vitro dengan analisa SPR (Surface Plasmon Resonance) maupun in vivo dengan analisa APN-specific antibody competition, bahwa salah satu senyawa aktif yang terkandung di kunyit ternyata mampu menahan laju pertumbuhan kanker.
Kurkumin, si Jagoan
Dalam artikel berjudul “Kunyit Antibakteri dan Obat Masa Depan” di Kompas Cyber Media, rubrik Ilmu Pengetahuan edisi Sabtu, 27 April 2002, telah dijelaskan beberapa komposisi utama penyusun kunyit yaitu minyak atsiri, furmerol, sineol, zingiberin, borneol, karvon, dan kurkumin. Ternyata seperti dugaan para ahli sebelumnya, kurkuminlah (senyawa fenolik alam), yang memiliki potensi dalam pengobatan kanker. Penelitiannya sendiri melibatkan proses pengujian atau dikenal sebagai ‘screening process ̄ terhadap kurang lebih 3000 jenis senyawa yang diperkirakan aktif menghambat pertumbuhan sel kanker dan akhirnya diperoleh fakta bahwa senyawa kurkumin memiliki aktivitas kemopreventif. Kurkumin adalah senyawa turunan fenolik dari hasil isolasi rimpang tanaman kunyit (Curcuma longa). Senyawa tersebut memiliki 2 gugus vinilguaiacol yang saling dihubungkan dengan rantai alfa beta diketon.
Penemuan tentang kehebatan kurkumin ini tak lepas dari semakin majunya pemahaman dunia medis tentang mekanisme pertumbuhan sel kanker. Walaupun sejak awal 1990-an telah diketahui bahwa kurkumin memang memperlambat pertumbuhan sel kanker baru, namun masih sedikit informasi tentang perannya dalam memerangi kanker. Ternyata dari hasil penelitian terakhir bisa sedikit terkuak proses kurkumin menahan kanker, yaitu dengan menghambat laju pertumbuhan pembuluh darah baru. Pada penderita kanker, umumya diawali dengan proses menjalarnya sel kanker melalui pembuluh darah (metastasis) dan tumbuh disembarang jaringan menjadi tumor. Seiring dengan itu, terjadi pula pertumbuhan pembuluh darah baru (angiogenesis) menyebar ke arah berkembangnya tumor. Angiogenesis ini diperlukan oleh sel tumor sebagai saluran penyedia nutrien, oksigen dan sirkulasi kotoran agar dapat terus tumbuh dan menyebar.
Mekanisme Kerja Kurkumin
Mekanisme kerja kurkumin sesungguhnya masih belum bisa dijelaskan tapi rupanya dia dapat terikat dengan enzim aminopeptidase N, (APN) dan menghambat aktivitas enzimatiknya. APN adalah suatu enzim yang terdapat pada jaringan membran di dalam tubuh (dikenal sebagai zinc-dependent metalloproteinase) dan bertanggung jawab terhadap angiogenesis dan pertumbuhan tumor. APN tersebut yang berfungsi membongkar protein pada permukaan sel jaringan tubuh sehingga sel kanker dapat mengambil alih kedudukan sel jaringan tadi dan tumbuh tak terkendali. Dugaan sementara, kemungkinan besar ikatan tak jenuh (ikatan rangkap), alfa dan beta di sekitar gugus keton pada kurkumin membentuk ikatan kovalen dengan dua nukleofil asam amino yang terdapat pada situs aktif APN dan mampu menghambat (inhibit) aktivitasnya secara tak-dapat balik (irreversible).Sekarang ini bahkan senyawa kurkumin telah masuk fase pertama uji coba klinis untuk menahan kanker usus besar. Walaupun hasil penelitian ini juga menginpirasi kalangan ilmuwan untuk meniru atau memodifikasi sruktur kurkumin, namun kelebihan senyawa kurkumin hasil isolasi dari kunyit adalah sifatnya yang alami dan kemungkinan hanya sedikit memberikan efek samping terhadap penderita kanker.
Prospek di Indonesia
Melihat hasil yang menggembirakan dari hasil penelitian di atas tentunya kita tidak boleh tinggal diam. Apalagi Indonesia memiliki variasi tumbuhan kunyit lebih banyak dan merupakan salah satu penghasil kunyit terbesar di dunia (produksi kurang lebih 12 ton/ha). Jika sekarang negara-negara penguasa iptek tengah gencar mempatenkan banyak plasma nutfah yang berasal dari negara-negara tropik semacam Indonesia, maka kini saatnya kita melakukan tindakan pencegahan. Tentunya dukungan dari pemerintah dan gairah penelitian khususnya tentang bahan alam sangat besar peranannya dalam hal ini.
Diposting oleh Aquarius Girl di 03.10 0 komentar
Khasiat Buah Dan Daun SIRSAK
Awal thn 90-an ditemukan semacam ‘jamu herbal’ dari suku-suku (tribes) di Amazon yg dpt menyembuhkan bbrp penyakit penting termasuk kanker. Stlh diteliti oleh para ahli farmasi dari AS, ternyata ramuan tsb berasal dari daun pohon Graviola. Daun tsb mengandung zat anti-kanker yg disebut Annonaceous Acetogenin, yg dapat membunuh sel-sel kanker tanpa mengganggu sel-sel sehat dalam tubuh manusia.
Industri farmasi tsb mencoba mematenkan temuan’ ini, namun gagal krn bahan aktifnya murni berasal dari tumbuhan di alam, yg artinya milik masyarakat umum.
Ironisnya, hasil penelitian ini kemudian ‘dikubur’, karena dikhawatir-kan dapat merugikan industri ‘chemotherapy’ yg pada saat itu merupakan alternatif terbaik utk mengatasi penyakit kanker. Akibatnya sebuah obat anti-kanker yg sangat potensial dan murah menghilang utk bbrp tahun sampai pada awal tahun 2000-an, salah seorang anggota tim peneliti farmasi tsb membocorkan rahasia tsb utk membantu famili dekatnya yg terserang kanker.
Anggota famili tsb sembuh dan menjadi bahan pembicaraan dokter-dokter yg merawatnya. Info ini kemudian tersebar luas dan diteliti ulang oleh para ahli farmasi/ kedokteran dari Korea dan Jepang. Hasilnya menakjubkan! Kini delapan jenis kanker sudah dapat diobati dengan daun Graviola ini.
Lalu tanaman apakah Graviola itu? Ternyata tanaman asli Amazon itu mempunyai nama Latin Annona muricata, yg dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai SIRSAK !!! Waah..!? Pohon sirsak kan ada di-mana2?? Yaa…itulah, ternyata obat kanker yg murah dan mujarab tersedia secara gratis di pekarangan kita dan ironisnya tidak banyak orang yg tahu. Masalahnya adalah bhw pengobatan dgn daun sirsak ini belum tuntas diteliti secara ilmiah, shg banyak orang farmasi/ kedokteran yg belum mengakui khasiatnya.
Dgn perkataan lain, masih merupakan pengobatan alternatif. Pasien yg berduit lebih memilih pengobatan kemoterapi utk mengatasi penyakit kankernya, krn konon ‘lebih ilmiah’ (walaupun sangat sakit dan menderita) dan mereka mampu membayar mahal. Tapi bagi rakyat kecil yg tidak mampu membayar pengobatan yg mahal, kini ada alternatif pengobatan yg ‘tidak ada ruginya dicoba’, selain murah, juga mudah didapat.
Dosis yg pernah dicoba adalah:
10 helai daun sirsak yg telah hijau tua, direbus dengan 3 gelas air (600cc), dan dibiarkan hingga tersisa satu gelas air (200 cc). Setelah adem, lalu disaring dan diminum setiap pagi (ada bbrp pasien yg minumpagi-sore). Efeknya, perut akan terasa hangat/panas, lalu badan berkeringat deras.
Perlu diingat bhw obat herbal ini tidak ‘ces-pleng’, artinya setelah minum rutin selama 3-4 minggu efeknya baru kelihatan. Kondisi pasien membaik, bisa beraktifitas kembali, dan stlh diperiksa lab/ dokter ternyata sel-sel kankernya mengering, sementara sel-sel lain yg tumbuh (rambut, kuku, dll) sama sekali tidak terganggu.
Di internet sudah banyak testimoni ttg para pasien yg mencoba pengobatan alternatif ini. Selain itu sudah ada bbrp perusahaan yg menjual obat Graviola ini dalam bentuk kapsul, shg lebih mudah dan praktis dipakai. Coba saja telusuri melalui Google dgn mengetik: “graviola anti-cancer”. Mudah2an bermanfaat……..
Di Taman Buah Mekarsari, ada penandatanganan MOU antara JBRO dengan Taman Buah Mekarsari. Dalam kesempatan kunjungan ke area perkebunan,disampaikan oleh salah satu pakar buah disana bahwa Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.
Untuk pencegahan, disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
Untuk penyembuhan :
1. Rebus 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
2. Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.
Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat. Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan
lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal.
Diposting oleh Aquarius Girl di 03.07 0 komentar
Melawan Wabah Diabetes Dunia dengan Buah Pare
DUA dasawarsa ini wabah kencing manis dunia, tercepat dan terbesar terjadi di Asia Pasifik (Dr Clive Cockram, Ketua Asia Pasifik Tipe 2 Diabetes Mellitus Policy Group). Kenyataan ini memberi dampak besar terhadap konsekuensi sosial ekonomi regional.
Selama ini kencing manis bukan turunan (diabetes mellitus, DM, Tipe 2). Wabah kencing manis pada lebih 90 persen kasus kencing manis dunia terjadi pada kelompok usia baya dan tua. Namun, sekarang DM juga banyak menimpa anak, remaja, dan warga kurang mampu. Penyebabnya lantaran kurang gerak, dan menu kebarat-baratan. AS, Rusia, Jepang, Pakistan, dan Indonesia, termasuk negara yang tengah memikul ancaman itu.
Kencing manis tergolong penyakit menahun. Tubuh perlu disokong agar insulin yang membantu memasukkan gula ke dalam sel, jumlah dan fungsinya mencukupi. Untuk itu diperlukan obat atau insulin tambahan. Selama insulin tubuh hanya bisa memadai dengan bantuan obat atau tambahan suntikan insulin, tubuh pasien DM bergantung obat sepanjang hidup. Padahal obat sendiri membawa dampak ekonomi, selain efek sampingnya.
Khasiat buah pare (momordica charantia) sebagai obat di Cina sudah dicatat Li sejak tahun 1578. Awalnya sebagai tonikum, obat cacing, obat batuk, antimalaria, seriawan, penyembuh luka, dan penambah nafsu makan. Ratusan riset di banyak negara yang berkembang kemudian menyingkap buah pahit ini berefek menurunkan kadar gula darah (hypopglycemic effect) pada kelinci sehat maupun yang sudah dibuat berpenyakit gula.
Riset serupa di Jerman, Inggris, India, Jepang, Thailand, dan Malaysia mempertegas zat berkhasiat pare sebagai antidiabetes. Buah pare yang belum masak mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol (antioxidant kuat), serta glikosida cucurbitacin, momordicin, dan charantin.
Untuk menemukan kandungan zat berkhasiat lain dalam buah pare, analisis phytopharmaca buah pare sudah banyak dikerjakan. Sejak lama pare digunakan juga sebagai anti-kanker, anti-infeksi, dan dalam tahun-tahun belakangan terungkap pula kalau pare berkhasiat sebagai anti-AIDS (Riset Zhang 1992; Eric von Wettberg, 1998; TB Ng 1995; dan Sylvia Lee-Huang 1995). Efek buah pare sebagai anti-virus HIV terletak pada kandungan protein momorcharin alfa dan beta, atau pada protein MAP30 (Momordica Antiviral Protein 30).
Efek pare dalam menurunkan gula darah pada hewan percobaan bekerja dengan mencegah usus menyerap gula yang dimakan. Selain itu diduga pare memiliki komponen yang menyerupai sulfonylurea (obat antidiabetes paling tua dan banyak dipakai). Obat jenis ini menstimulasi sel beta kelenjar pancreas tubuh memproduksi insulin lebih banyak, selain meningkatkan deposit cadangan gula glycogen di hati. Efek pare dalam menurunkan gula darah pada kelinci diperkirakan juga serupa dengan mekanisme insulin.
Dari begitu banyak riset pare sebagai penurun gula darah, ada benang merah bahwa dalam menurunkan gula darah, pare memiliki lebih dari satu mekanisme. Lebih dari itu, penelitian pare di Jerman berhasil menemukan dosis efektif penurun gula darah pare pada kelinci sehat sebesar 0,5 gram/ kg berat badan, dan 1-1,5 gram/kg berat badan untuk kelinci yang sengaja dibikin kencing manis.
Apakah dosis terapi pare pada manusia setara dengan dosis terapi pada kelinci, hingga kini belum seluruhnya jelas. Namun, pemakaian dosis pare yang berlebihan perlu dipertimbangkan, apalagi jika penggunaannya digabung dengan obat antidiabetes dari dokter. Penggunaan saripati pare pada ibu hamil, anak-anak, dan orang-orang yang kadar gula darahnya cenderung rendah, tidak dianjurkan, sebab bisa membahayakan.
Melihat potensi buah pare sebagai anti-diabetes, bagi pasien diabetes pare membuka cakrawala baru. Selain pada kencing manis turunan, pare terutama bermanfaat bagi pasien diabetes Tipe 2, jenis kencing manis bukan turunan yang terbanyak mengisi populasi diabetes dunia. Termasuk bagi warga tak mampu di Indonesia.
Dunia menaruh harapan pada buah pare sebagai anti-diabetes oleh karena obat kimiawi tidak lebih aman dan lebih murah dibandingkan obat alami seperti buah pare. Di Amerika dan Eropa, kencing manis menyedot 10 persen ongkos kesehatan nasional.
Sementara itu, dalam pilihan terapi apa pun, kini dunia semakin condong beralih seberapa bisa mencari khasiat obat yang berasal dari alam (phytopharmaca). Pertimbangannya, efek samping obat dari alam umumnya tidak seburuk obat sintetis. Namun, persoalannya tetap saja bahwa penelitian bahan alam untuk dijadikan obat pun sama petik dan makan ongkos seperti temuan untuk sebuah obat sintetis. (HANDRAWAN NADESUL, Pengasuh rubrik kesehatan disejumlah media, penulis kolom dan buku)
Sumber: Kompas, Selasa, 02 Juli 2002
Khasiat buah pare
Tanaman satu ini terkenal karena buahnya yang pahit. Toh, meski pahit, tanaman pare ternyata memiliki banyak khasiat. Tanaman satu ini memang pahit. Tapi, di balik rasa pahit itu ternyata tersimpan sejuta manfaat untuk kesehatan. Coba perhatikan kandungan kimia yang terdapat pada tanaman pare. Buahnya mengandung albiminoid, karbohidrat, dan zat warna, daunnya mengandung momordisina, momordina, karantina, resin, dan minyak lemak, sementara akarnya mengandung asam momordial dan asam oleanolat. Bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial.
Tanaman pare (Momordica charabtia) berasal dari kawasan Asia Tropis, namun belum dipastikan sejak kapan tanaman ini masuk ke wilayah Indonesia. Saat ini tanaman pare sudah dibudidayakan di berbagai daerah di wilayah Nusantara. Umumnya, pembudidayaan dilakukan sebagai usaha sampingan. Pare ditanam di lahan pekarangan, atau tegalan, atau di sawah bekas padi sebagai penyelang pada musim kemarau.
Ada sederetan penyebutan nama tanaman pare, misalnya: paria, parea, pepareh, popare, papari, pepare, pariane, kambeh, paya, prieu, foria, pariak, paliak, truwuk, paita, poya, pudu, pentoe, beleng-gede, pania, pepule, kakariano, dan taparipong. Ini menunjukka, tanaman pare sudah tersebar di pelosok daerah. Hanya saja, masih banyak belum diketahui, pare ternyata bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan beberapa penyakit maupun meningkatkan kesehatan manusia.
Pare tergolong tanaman semak semusim, yang hidupnya menjalar atau merambat, dengan sulur berbentuk spiral. Daunnya tunggal, berbulu, berbentuk lekuk tangan, dan bertangkai sepanjang 10 cm. Bunganya berwarna kuning-muda. Batangnya masif mempunyai rusuk lima, berbulu agak kasar ketika masih muda, namun setelah tua gundul, warna hijau. Buahnya buni, bulat telur memanjang, warna hijau, kuning sampai jingga, dan rasanya pahit. Biji keras, warna cokelat kekuningan.
Apa saja, sih, kegunaan tanaman pare?
Khasiat Buah
Lahan terbatas? Tak masalah, gunakan saja cara hidroponik.
Persiapan Media
Satu ember plastik warna hitam, plastik strimint sepanjang 25 cm, pupuk majemuk NPK (15-15-15), insektisida, dan zeolot. Lubangi dasar ember untuk memperlancar pengeluaran air. Lalu, masukkan plastik strimint selebar dasar ember. Tambahkan zeolot secukupnya, jangan terlalu penuh. Penambahan zeolot seiring dengan pertumbuhan pare. Tambahkan pula pupuk NPK dan butiran insektisida. Lakukan penyiraman secara rutin, hingga air yang keluar menjadi jernih.
Persemaian
Benih pare direndam dalam air hangat selama 1 jam, lalu ditanam dalam bak plastik berisi pasir sedalam 1 cm. Lakukan penyiraman saban hari. Pada umur 1 minggu, biasanya muncul 2 daun, biarkan sampai punya 4 daun. Setelah itu, barulah ditanam dalam ember yang sudah disiapkan. Letakkan pare hidropinik ini di tempat yang teduh dan aman dari segala gangguan.
Perawatan
Pasang ajir 5 hari setelah tanam untuk merambatkan tanaman. Selain itu, ajir juga akan memudahkan pemeliharaan, dan tempat menopang buah pare yang posisinya bergelantungan. Kalau ada hama, segera ambil dan bunuh. Bila perlu, semprot dengan insektisida.
Petik buah
Pare hidroponik dapat dipanen 10 – 12 minggu setelah tanam.
Kandungan gizi buah pare dalam 100 gram:
Kandungan gizi
- Kalori 29,00 kal
- Protein 1,10 gr
- Lemak 0,30 gr
- Karbohidrat 6,60 gr
- Kalsium 45,00 mg
- Fosfor 64,00 mg
- Zat besi 1,40 mg
- Vitamin A 180,00 SI
- Vitamin B 0,08 mg
- Vitamin C 52,00 mg
- Air 91,20 gr
Anda ingin menunda punya momongan? atau sengaja ingin menjarangkan kehamilan secara alami? Pare dan biji kapas bisa menjadi pilihan kontrasepsi alami. Kedua bahan ini terbukti mampu menghalangi seperma dan menurunkan kesuburan pria.
Bagi Anda pria yang belum punya anak hati-hati dengan mengkonsumsi sayuran buah Pare (Momordica charantia). Sayuran ini ternyata mengandung zat antifertilitas yang dapat menurunkan kesuburan. Zat yang berpengaruh sama juga terdapat dalam Biji kapas (Gossypium hirtusum).
Dalam sebuah acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Perkumpulan Andrologi dan Perhimpunan Dokter Sepesialis Andrologi, Dr. Azwar Agoes mengungkapkan potensi tanaman obat Indonesia yang bisa dijadikan alat kontrasepsi pria. Hasil penelitian menunjukan kedua tanaman ini mampu menurunkan kesuburan pria. Menghambat pertumbuhan spermatozoa, menghambat transportasi sperma dan menghalangi penyimpanan sperma.
Ekstrak tanaman pare juga mengandung senyawa sitotoksik seperti saponin titerpen dan cucurbitacin yang terbukti mampu menurunkan kualitas seperma. Sedangkan senyawa gasipol dalam biji kapas terbukti mampu menurunkan libido sekaligus menurunkan kesuburan sperma. Tentu biji kapas harus diolah menjadi miyak dulu agar hasilnya lebih efektif.
Fakta Baru Buah Pare
Sebuah penelitian di Chinese University of Hongkong berhasil mengisolasi dua jenis protein dari dalam buah pare. Protein yang diberi nama Alpha dan Beta ini dipercaya mampu menghambat laju kerja virus HIV penyebab AIDS. Sementara hasil uji lab New York Universitiy School of Medicine menemukan protein jenis ketiga yang diberi nama MAP 30, yang lagi-lagi konon bermanfaat untuk mencegah laju HIV. Namun jika Anda akan mencoba terapi pare, buah yang pahit ini memiliki toksisitas yang tinggi penyebab keguguran. Sebaiknya tidak diterapkan pada wanita hamil.
Diposting oleh Aquarius Girl di 03.06 0 komentar
Khasiat Buah Laici Mencegah Cuci Darah
Seorang sahabat baik mengirimkan artikel hasil terjemahan dari bahasa Mandarin ini kepada saya, saya meneruskan kepada Bapak / Ibu, teman teman serta orang yg masih mempunyai rasa kepedulian, semoga bermanfaat.
CARA MENCEGAH PENCUCIAN KIDNEY/GINJAL (DIALYSIS)
Rumah saya ( di Taiwan ) ada tanam pohon buah Lycee ( atau disebut Laici oleh orang Medan ) selama 50 puluhan tahun, tapi saya tidak tahu bahwa “ biji” buah Lycee ini adalah obat yang berharga.
Di Taiwan banyak orang yang menderita penyakit kidney, mungkin orang disekitar Anda ada yang harus melakukan dialysis, mungkin ada yang mau coba, maka harap sebarkan resep ini untuk membantu orang yang memerlukannya, ini sangat berpahala! Terima kasih.
Di hampir semua rumah sakit besar ada tersedia alat “dialysis” alat pencuci darah), di mana darah dialirkan melalui mesin untuk membuang/menyaring bahan-bahan yang berbahaya, hal ini dilakukan khususnya bagi orang yang buah pinggangnya (ginjalnya) telah kehilangan fungsi/daya kerjanya, atau biasa disebut juga dis-fungsi ginjal.
Daya buah pinggang/ginjal saya gagal karena saya mempunyai penyakit Diabetes selama 20 tahun. Walau sudah malas hidup tetapi anak masih kecil, maka saya terus hidup dengan tabah.
Selama ini saya sangat anti resep obat Cina, selama 20 tahun ini saya berobat dengan dokter, sampai suatu hari saya harus memasuki ruang dialysis.
Setelah kedua kali dialysis, anak famili saya menawarkan resep obat Lycee ini, katanya dijamin tidak perlu lagi dialysis dan tiba-tiba saya sadar, mengapa tidak mencoba resep ini dan mendapatkan suatu harapan? Sayapun segera menerimanya.
Pada hari yang sama, anak famili saya juga memberikan saya sop buah pinggang yg telah dia siapkan dari rumah. Sop tersebut saya bagi dua kali meminumnya, pada hari kedua saya minum lagi sisa 1/2 mangkok sop buah pinggang babi itu, dan merasakan ada kemajuan membuang air kecil.
Sebenarnya pada hari ketiga saya harus melakukan dialysis, tapi dokter yang memeriksa mengatakan tidak perlu lagi.
Saya terus meminum obat ini selama 1 minggu, dengan kaget dokter mengatakan bahwa fungsi kidney/ginjal saya telah pulih dan segera bisa keluar dari rumah sakit.
RESEP OBAT & CARA MENCEGAH PENCUCIAN KIDNEY (DIALYSIS) :
Kalaupun khasiatnya tidak ada atau mungkin tidak cocok dengan kondisi fisik setiap orang yang berbeda-beda, coba dengan cara tersebut tidaklah memberatkan. Lagu pula cara tersebut tidak mendatangkan efek samping seperti mengonsumsi antibiotika.
Saya sendiri tercegah dari dialysis dengan resep ini, semoga kita bisa saling membantu.
Diposting oleh Aquarius Girl di 03.01 0 komentar
Selasa, 19 April 2011
''saat ku hilang arah''
di saat aku hilang arah tapi hrs terus melangkah....
ingin rasanya ku berlari sampai pagi...
ingin ku kejar binar matahari...
AKU MEMBISU...
ketika denting waktu memanggilku...
aku terbangun seketika dan hatiku pun resah...
ku pandang sekelilingku berusaha mencari sesuatu....
dan yg ku dapati adalah bayangan mu yg kian menjauh....
seketika itu juga aku tersadar bahwa aku telah kehilangan dia..
begitu juga dgn cintaku telah kehilangan makna....
APAKAH MUNGKIN KASIH SETIA ITU MASIH ADA...?????
AQUARIUS GIRL....
Diposting oleh Aquarius Girl di 08.55 0 komentar
Senin, 18 April 2011
Kisah Hidup Se'ekor Anak Burung
adalah kisah yang dialami oleh sebuah keluarga burung. Si induk menetaskan beberapa telor menjadi burung-burung kecil yang indah dan sehat. Si induk pun sangat bahagia dan merawat mereka semua dengan penuh kasih sayang.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Burung-burung kecil inipun mulai dapat bergerak lincah. Mereka mulai belajar mengepakkan sayap, mencari-cari makanan untuk kemudian mematuknya.
Dari beberapa anak burung ini tampaklah seekor burung kecil yang berbeda dengan saudaranya yang lain. Ia tampak pendiam dan tidak selincah saudara-saudaranya. Ketika saudara-saudaranya belajar terbang, ia memilih diam di sarang daripada lelah dan terjatuh, ketika saudara-saudaranya berkejaran mencari makan, ia memilih diam dan menantikan belas kasihan saudaranya. Demikian hal ini terjadi seterusnya.
Saat sang induk mulai menjadi tua dan tak sanggup lagi berjuang untuk menghidupi anak-anaknya, si anak burung ini mulai merasa sedih. Seringkali ia melihat dari bawah saudara-saudaranya terbang tinggi di langit. Ketika saudara-saudarnya dengan lincah berpindah dari dahan satu ke dahan yang lain di pohon yang tinggi, ia harus puas hanya dengan berada di satu dahan yang rendah. Ia pun merasa sangat sedih.
Dalam kesedihannya, ia menemui induknya yang sudah tua dan berkata, “Ibu, aku merasa sangat sedih, mengapa aku tidak bisa terbang setinggi saudara-saudaraku yang lain, mengapa akau tidak bisa melompat-lompat di dahan yang tinggi aku hanya bisa berdiam di dahan yang rendah?”
Si induk pun merasa sedih dan dengan air mata ia berkata, “Anakku, engkau dilahirkan dengan sayap yang sempurna seperti saudaramu, tapi engkau memilih merangkak menjalani hidup ini sehingga sayapmu menjadi kerdil.”
Hidup adalah kumpulan dari setiap pilihan yang kita buat. Pilihan kita hari ini menentukan bagaimana hidup kita di masa depan.Kita memiliki kebebasan memilih tetapi setelah itu kita akan dikendalikan oleh pilihan kita, jadi berpikirlah sebelum berbuat, sadari setiap konsekuensi dari pilihan yang kita buat.
Semoga bermanfaat
Diposting oleh Aquarius Girl di 23.55 0 komentar

























